Salam Maria dalam Lima Bahasa: Satu Doa, Banyak Tradisi
Salam Maria yang kita doakan setiap hari juga didaraskan umat beriman dalam bahasa Ibrani, Aram (Suryani), Yunani, Arab, dan Latin. Bahasanya berbeda, tetapi isinya sama: salam malaikat Gabriel, pujian Elisabet, dan permohonan Gereja kepada Bunda Yesus.
Satu doa, banyak bahasa
Pada hari Pentakosta, orang-orang dari berbagai bangsa yang berkumpul di Yerusalem tercengang. Mereka bertanya, “Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri” (Kis 2:8). Sejak hari itu, Kabar Gembira tidak pernah terikat pada satu bahasa saja.
Begitu pula Salam Maria. Kata-kata yang kita ucapkan dalam bahasa Indonesia juga diucapkan saudara-saudari kita di Tanah Suci, di Lebanon, di gereja-gereja Timur, dan di seluruh Gereja Barat. Lima bahasa berikut kita pilih karena masing-masing menyimpan sepotong sejarah iman kita.
Di setiap bagian, kita akan melihat teks doanya, cara membacanya, dan satu hal menarik dari bahasa itu. Arti setiap kata ada di gambar yang menyertainya.
1. Bahasa Ibrani: salam yang membawa damai

Dalam bahasa Ibrani, Salam Maria dibuka dengan kata shalom. Kata ini tidak hanya berarti “salam”, tetapi juga damai, sejahtera, dan hidup yang utuh.
שלום לך מרים, מלאת החסד, ה׳ עמך.
ברוכה את בנשים וברוך פרי בטנך ישוע.
מרים הקדושה, אם האלוהים, התפללי בעדנו, החוטאים, עתה ובשעת מותנו. אמן.
Shalom lakh Miryam, mele’at ha-ḥesed, Adonai immakh. Berukhah at ba-nashim u-varukh peri bitnekh Yeshua. Miryam ha-qedoshah, em ha-Elohim, hitpalleli ba’adenu, ha-ḥot’im, attah u-vish’at motenu. Amen.
Bagian awal doa ini bersumber dari Injil Lukas: salam malaikat Gabriel (Luk 1:28) dan pujian Elisabet (Luk 1:42). Bagian selanjutnya adalah doa Gereja yang berkembang dalam tradisi Kristen. Teks di atas adalah bentuk doa yang dipakai komunitas Katolik berbahasa Ibrani di Israel, bukan klaim bahwa Maria mendengar kata-kata ini persis dalam bentuk tersebut.
Perhatikan tanda ה׳ pada baris pertama. Tanda ini dibaca Adonai (“Tuhan”). Dalam tradisi pembacaan Yahudi, nama ilahi יהוה biasanya tidak diucapkan secara langsung, tetapi dibaca “Adonai”.
Ada yang indah di sini. Nabi Yesaya menyebut Anak yang dinantikan itu “Raja Damai” (Yes 9:6). Ketika kita menyapa Maria dengan shalom, kita menyapa ibu dari Sang Raja Damai sendiri.
2. Bahasa Aram (Suryani): gema dari zaman Yesus

Bahasa Aram merupakan salah satu bahasa yang digunakan secara luas di Palestina pada zaman Yesus. Bahasa Suryani (Syriac), salah satu tradisi bahasa Aram, kemudian berkembang menjadi bahasa sastra dan liturgi penting dalam Kekristenan Timur.
ܫܠܳܡ ܠܶܟܝ ܡܰܪܝܰܡ ܡܰܠܝܰܬ ܛܰܝܒܽܘܬܳܐ ܡܳܪܰܢ ܥܰܡܶܟܝ ܡܒܰܪܰܟܬܳܐ ܐܰܢ̱ܬܝ ܒܢܶܫܵܶܐ ܘܰܡܒܰܪܰܟ ܗ̱ܽܘܼ ܦܺܐܪܳܐ ܕܟܰܪܣܶܟܝ ܡܳܪܰܢ ܝܶܫܽܘܥ ܡܫܺܝܚܳܐ
ܡܳܪܬܝ ܡܰܪܝܰܡ ܐܶܡܶܗ ܕܰܐܠܳܗܳܐ ܐܶܬܟܰܫܼܦܝ ܚܠܳܦܰܝܢ ܚܢܰܢ ܚܰܛܳܝܵܶܐ ܗܳܫܳܐ ܘܰܒܫܳܥܬܳܐ ܕܡܰܘܬܰܢ ܐܰܡܺܝܢ
Shlom lekh Maryam, malyat taybouto, Moran ʿamekh. Mbarakhto at b’neshé, wa’mbarakh hou firo d’karsekh, Moran Yeshouʿ Mshiho. Mort Maryam, eméh d’Aloho, etkashf hlofayn, hnan hatoyé, hosho wab’shoʿto d’mawtan. Amin.
Teks ini mengikuti tradisi Suryani Gereja Maronit, Gereja Katolik Timur yang berakar di Lebanon dan hingga kini masih memakai bahasa Suryani dalam sebagian liturginya. Tradisi Suryani lain memakai beberapa varian, misalnya O qadishto Maryam untuk “Santa Maria” dan saloy untuk “doakanlah”.
Coba perhatikan kata Moran, artinya “Tuhan kami”. Kata ini muncul dua kali: “Tuhan kami bersamamu” dan “Tuhan kami Yesus Kristus”. Dalam pelafalan Aram lain kata ini dibaca “maran”, dan kita mengenalnya dari seruan berbahasa Aram yang dipertahankan Paulus dalam suratnya: “Maranata!” (1Kor 16:22). Jadi, setiap kali umat Maronit mendoakan Salam Maria, mereka memakai sapaan yang juga diserukan jemaat Kristen pertama kepada Yesus.
3. Bahasa Yunani: undangan untuk bersukacita
Injil Lukas ditulis dalam bahasa Yunani. Di sana, kata pertama malaikat Gabriel kepada Maria adalah khaire. Arti harfiahnya bukan sekadar “halo”, melainkan “bersukacitalah”.
Θεοτόκε Παρθένε, χαῖρε κεχαριτωμένη Μαρία·
ὁ Κύριος μετὰ σοῦ·
εὐλογημένη σὺ ἐν γυναιξί,
καὶ εὐλογημένος ὁ καρπὸς τῆς κοιλίας σου,
ὅτι Σωτῆρα ἔτεκες τῶν ψυχῶν ἡμῶν.
Theotoke Parthene, khaire kecharitoméni Maria; ho Kyrios metá sou; eulogiméni sy en gynaixí, kai eulogiménos ho karpós tēs koilías sou, hóti Sotíra étekes tōn psychōn hēmōn.
Bagian awalnya berasal dari salam malaikat Gabriel dan pujian Elisabet dalam Lukas 1:28 dan 1:42. Dalam tradisi Bizantin, bagian-bagian ini digunakan dalam himne Theotokos Parthenos. Baris terakhir, “sebab engkau telah melahirkan Juruselamat bagi jiwa-jiwa kami”, adalah tambahan liturgis, bukan kutipan Injil Lukas. Himne ini biasa dinyanyikan, misalnya, tiga kali pada akhir Ibadat Sore Agung (Vesper) dalam Vigili sepanjang malam.
Kata pembukanya, Theotoke, berasal dari gelar Theotokos, yang berarti “Bunda Allah” atau “Yang Melahirkan Allah”. Gelar ini ditegaskan Konsili Efesus pada tahun 431. Gelar ini terutama adalah pengakuan tentang Yesus: Anak yang dilahirkan Maria sungguh Allah dan sungguh manusia.
Betapa indahnya. Kabar terbesar dalam sejarah manusia dibuka dengan ajakan untuk bersukacita. Setiap kali kita berdoa Salam Maria, kita mengulang ajakan itu kepada Maria, dan Maria mengajak kita ikut bersukacita bersamanya.
4. Bahasa Arab: doa umat di Timur Tengah

Salam Maria juga didoakan dalam bahasa Arab oleh berbagai komunitas Katolik berbahasa Arab di Timur Tengah dan Tanah Suci. Bagi banyak dari mereka, ini bukan bahasa asing, melainkan bahasa doa sehari-hari di rumah dan di gereja.
السلام عليك يا مريم، يا ممتلئة نعمة، الرب معكِ.
مباركة أنتِ في النساء، ومباركة ثمرة بطنكِ سيدنا يسوع المسيح.
يا قديسة مريم، يا والدة الله، صلّي لأجلنا نحن الخطأة، الآن وفي ساعة موتنا. آمين.
As-salāmu ʿalayki yā Maryam, yā mumtaliʾah niʿmah, ar-Rabb maʿaki. Mubārakah anti fī an-nisāʾ, wa-mubārakah thamarah baṭniki sayyidinā Yasūʿ al-Masīḥ. Yā qiddīsat Maryam, yā wālidat Allāh, ṣallī li-ajlinā naḥnu al-khaṭaʾah, al-ān wa-fī sāʿat mawtinā. Āmīn.
Seperti dalam bahasa lain, bagian pertama (“salam kepadamu, Maria … Tuhan bersamamu”) berkaitan dengan Lukas 1:28, dan “terpujilah engkau di antara para wanita, dan terpujilah buah kandunganmu” berkaitan dengan Lukas 1:42. Bagian selanjutnya adalah doa Gereja. Teks di atas adalah bentuk Salam Maria dalam tradisi Katolik berbahasa Arab. Tidak semua komunitas memakai rumusan yang persis sama; Gereja Katolik Melkit, misalnya, memiliki versinya sendiri.
Kata الله (Allāh) adalah kata bahasa Arab untuk “Allah” dan digunakan oleh umat Kristen maupun Muslim yang berbahasa Arab.
Perhatikan kata pembukanya, salām. Kata ini berakar sama dengan shalom dalam bahasa Ibrani dan shlom dalam bahasa Suryani. Tiga bahasa, satu akar kata: damai. Dari tiga penjuru tradisi yang berbeda, umat menyapa Maria dengan harapan yang sama.
5. Bahasa Latin: dari Ave menuju Hawa yang baru

Bahasa Latin menjadi bahasa penting dalam liturgi dan tradisi Gereja Barat. Dari bahasa inilah kita mengenal nama doa yang paling terkenal di dunia: Ave Maria.
Ave Maria gratia plena Dominus tecum
Benedicta tu in mulieribus et benedictus fructus ventris tui Iesus
Sancta Maria Mater Dei ora pro nobis peccatoribus nunc et in hora mortis nostrae Amen
Ave adalah bentuk sapaan dalam bahasa Latin yang berarti “salam” atau “hail”. Karena itu, Ave Maria berarti “Salam Maria”. Frasa ventris tui pada gambar diterjemahkan “kandunganmu”; dalam rumusan doa bahasa Indonesia, bagian ini berbunyi “buah tubuhmu”.
Santo Hieronimus menerjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa Latin pada akhir abad ke-4. Dalam terjemahan itu, yang dikenal sebagai Vulgata, salam Gabriel berbunyi Ave gratia plena Dominus tecum benedicta tu in mulieribus (Luk 1:28). Kata-kata inilah yang selama berabad-abad didoakan umat di seluruh Gereja Barat.
Umat abad pertengahan menemukan sesuatu yang indah dalam kata Ave. Jika dibaca terbalik, Ave menjadi Eva, nama Hawa dalam bahasa Latin. Himne kuno Ave Maris Stella, yang diperkirakan berasal dari abad ke-9, menyanyikan bahwa salam Gabriel itu mutans Evae nomen, “mengubah nama Hawa”. Lewat ketidaktaatan Hawa, maut masuk ke dunia; lewat ketaatan Maria, hidup datang kepada kita. Katekismus mengutip para Bapa Gereja: “maut melalui Hawa, kehidupan melalui Maria” (KGK 494).
Satu Bunda, banyak anak
Lima bahasa, lima aksara, dua arah membaca. Namun yang disapa tetap satu: Maria, Bunda Yesus. Dan Pribadi yang ia tunjukkan juga tetap satu: Yesus, Putranya, yang disebut dalam setiap versi doa ini, entah sebagai Yeshua, Yeshouʿ Mshiho, Sotíra (Sang Juruselamat), Yasūʿ al-Masīḥ, atau Iesus.
Bunda Maria mendengar doa anak-anaknya dalam bahasa apa pun. Kita pun boleh menyapanya dalam bahasa ibu kita sendiri, bahasa Indonesia atau bahasa daerah kita. Yang terpenting bukan bahasanya, melainkan hati yang berdoa.
Untuk Bulan Rosario ini:
- Pilih satu bahasa, lalu ucapkan pelan-pelan kata pembukanya: shalom, shlom, khaire, salām, atau ave.
- Saat berdoa Rosario, ingatlah saudara-saudari di Tanah Suci, Lebanon, dan Timur Tengah yang mendoakan doa yang sama dalam bahasa mereka.
- Bagikan tulisan ini kepada teman atau keluarga yang suka belajar bahasa.

Doa
Bunda Maria, dari Nazaret sampai ke ujung bumi, anak-anakmu menyapamu dalam banyak bahasa. Terimalah salam kami dalam bahasa kami sendiri. Satukanlah kami dengan saudara-saudari kami di seluruh dunia, dan bawalah kami selalu kepada Yesus, Putramu. Amin.
Baca juga katekese sebelumnya: “Mengapa Kita Berdoa Salam Maria?”
Sumber
- Kitab Suci, Alkitab Terjemahan Baru (SABDA): Lukas 1:26-45, Kisah Para Rasul 2:5-11, Yesaya 9:6, 1 Korintus 16:22.
- Katekismus Gereja Katolik 494: Hawa dan Maria.
- Ibrani: Salam Maria dalam bahasa Ibrani, catholic.co.il; doa Katolik berbahasa Ibrani yang memuat “פרי בטנך”, catholic.co.il; Lukas 1 dalam Alkitab bahasa Ibrani, eBible.
- Aram (Suryani): Shlom lékh Maryam, Beith Souryoye Morounoye, teks Suryani Gereja Maronit.
- Yunani: Hail Mary, OrthodoxWiki; Artoklasia, Greek Orthodox Archdiocese of America; Konsili-konsili Gereja, Orthodox Church in America; Lukas 1:28, 42 teks Yunani SBLGNT, BibleGateway.
- Arab: Hail Mary in Arabic, St. John the Baptist Melkite Catholic Church (teks pembanding).
- Latin: Lukas 1:28, 42 dalam Vulgata, BibleGateway; Ave maris stella, Wikipedia.




