Hari Minggu biasa XXVII
BACAAN KITAB SUCI & LITURGI
Klik judul bacaan untuk membuka/menutup teks Kitab Suci
BACAAN OFISI (BCO)
Santo Fransiskus dari Asisi, Pendiri Ordo Fransiskan
Giovanni di Pietro di Bernardone lahir sekitar tahun 1181 di Asisi, Italia, sebagai putra seorang pedagang kain yang kaya; ayahnya memanggilnya Francesco. Masa mudanya diisi pesta dan impian menjadi ksatria, sampai pengalaman perang, penjara, dan sakit membuatnya mencari makna hidup. Di gereja kecil San Damiano ia mendengar Kristus yang tersalib memintanya memperbaiki rumah-Nya yang hampir runtuh.
Ia melepaskan seluruh warisannya di hadapan Uskup Asisi, lalu hidup miskin, merawat penderita kusta, dan membangun kembali kapel-kapel yang rusak. Banyak orang muda mengikutinya, dan Paus Inosensius III merestui cara hidup mereka, yang kemudian menjadi Ordo Saudara Dina atau Fransiskan. Bersama Santa Klara ia juga merintis ordo para suster Klaris. Pada 1219 ia menemui Sultan Al-Kamil di Mesir di tengah Perang Salib, dan pada Natal 1223 di Greccio ia menghadirkan kandang Natal hidup yang pertama.
Pada 1224 di Gunung La Verna ia menerima stigmata, luka-luka seperti luka Kristus. Ia juga menggubah Kidung Saudara Matahari yang memuji Allah lewat seluruh ciptaan. Fransiskus wafat pada 3 Oktober 1226 dalam usia sekitar 44 tahun dan dikanonisasi Paus Gregorius IX pada 16 Juli 1228. Ia dihormati sebagai pelindung Italia serta pelindung binatang dan lingkungan hidup, dan pestanya dirayakan setiap 4 Oktober.
Sumber: Wikipedia — Francis of Assisi

