Logo Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, TomohonParokiTrinitas Mahakudus Paslaten
Masuk
Warna Liturgi: Hijau

Hari Biasa — Hari Sabtu Imam

Ukuran Teks Halaman:

BACAAN KITAB SUCI & LITURGI

Klik judul bacaan untuk membuka/menutup teks Kitab Suci

Ayb 42:1-3.5-6.12-16
Mzm 119:66.71.75.91.125.130
Luk 10:17-24

BACAAN OFISI (BCO)

Ydt 13:3-14:7
Sumber Teks Bacaan:imankatolik.or.id
Santo Fransiskus Borgia
Orang Kudus: Santo Fransiskus Borgia

Santo Fransiskus Borgia, Imam

Santo Fransiskus Borgia

Santo Fransiskus Borgia

Sumber: Alonso Cano / Wikimedia CommonsPublic domain

Francisco de Borja lahir pada 28 Oktober 1510 di Gandía, Spanyol, dari keluarga bangsawan yang sangat berpengaruh: ia cicit Paus Aleksander VI dan juga cicit Raja Ferdinand II dari Aragon. Sejak kecil ia saleh dan ingin menjadi rahib, tetapi keluarganya mengirimnya ke istana Kaisar Karel V. Ia menikah dengan Leonor de Castro dan dikaruniai delapan anak, menjadi Raja Muda Katalonia, lalu mewarisi gelar Adipati Gandía.

Menurut tradisi, hidupnya mulai berubah ketika pada 1539 ia mengantar jenazah Permaisuri Isabella ke Granada dan bertekad tidak lagi mengabdi kepada penguasa yang dapat mati. Setelah istrinya wafat pada 1546, ia menyerahkan gelarnya kepada putra sulungnya dan masuk Serikat Yesus yang baru didirikan Santo Ignatius dari Loyola. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 1551 dan menolak niat Paus untuk mengangkatnya menjadi kardinal.

Sebagai pemimpin Yesuit di Spanyol ia mendirikan belasan kolese, dan ia ikut merintis lembaga yang kini menjadi Universitas Gregoriana di Roma. Pada 1565 ia terpilih sebagai Superior Jenderal Serikat Yesus yang ketiga dan memimpin ordo yang berkembang pesat itu, termasuk karya misinya, sampai wafat di Roma pada 30 September 1572. Ia dikanonisasi Paus Klemens X pada 1670.

Sumber: Wikipedia — Francis Borgia