Logo Paroki Trinitas Mahakudus PaslatenParokiTrinitas Mahakudus Paslaten
Masuk
Warna Liturgi: Putih

Perayaan Wajib — St. Bernardus

Renungan: “Mencintai Kristus dengan Hati yang Utuh”
Ukuran Teks Halaman:

BACAAN KITAB SUCI & LITURGI

Klik judul bacaan untuk membuka/menutup teks Kitab Suci

Yeh 36:23-28
Mzm 51:12-13.14-15.18-19
Mat 22:1-14

BACAAN OFISI (BCO)

Pkh 6:12-7:28
Sumber Teks Bacaan:imankatolik.or.id
Acuan: Mat 22:1-14

“Mencintai Kristus dengan Hati yang Utuh”

Pada hari ini Gereja merayakan Peringatan Wajib Santo Bernardus, Abbas dan Pujangga Gereja. Santo Bernardus dari Clairvaux dikenal sebagai seorang rahib yang memiliki cinta yang mendalam kepada Kristus. Ia tidak hanya mengajarkan iman dengan kata-kata, tetapi juga berusaha menghidupinya melalui doa, pertobatan, kesederhanaan, dan pelayanan.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa Kerajaan Allah menuntut kesiapsediaan hati. Kehadiran Allah sering kali tidak datang dengan cara yang spektakuler. Allah hadir dalam kesetiaan pada tugas sehari-hari, dalam doa yang sederhana, dalam pengampunan, dalam pelayanan, dan dalam keberanian untuk meninggalkan sesuatu yang menjauhkan kita dari-Nya.

Santo Bernardus menunjukkan bahwa cinta kepada Tuhan harus menjadi pusat seluruh kehidupan. Bagi dia, mengenal Kristus tidak cukup hanya dengan pikiran; Kristus harus dicintai dengan hati dan diwujudkan dalam kehidupan. Karena itu, kehidupan rohani bukan sekadar memperbanyak pengetahuan tentang Tuhan, melainkan membiarkan kasih Tuhan mengubah cara kita berpikir, berbicara, dan memperlakukan sesama.

Kita pun dapat bertanya kepada diri sendiri: Apakah saya sungguh mencintai Tuhan, atau saya hanya terbiasa menjalankan kegiatan keagamaan? Apakah doa saya membuat saya semakin sabar, rendah hati, mudah mengampuni, dan peduli terhadap orang lain?

Santo Bernardus mengajarkan bahwa jalan menuju Allah adalah jalan kasih. Ketika kasih kepada Kristus semakin bertumbuh, kita pun semakin mampu mengasihi keluarga, komunitas, dan siapa saja yang dipercayakan Tuhan kepada kita.

Pada peringatan wajib Santo Bernardus ini, marilah kita memohon rahmat agar hati kita tidak menjadi dingin dalam iman. Semoga kita belajar dari Santo Bernardus untuk mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, mencintai-Nya dengan tulus, dan melayani sesama dengan rendah hati.