Logo Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, TomohonParokiTrinitas Mahakudus Paslaten
Masuk
Warna Liturgi: Merah

Perayaan Wajib

Ukuran Teks Halaman:

BACAAN KITAB SUCI & LITURGI

Klik judul bacaan untuk membuka/menutup teks Kitab Suci

Ef. 1:15-23
Mzm. 8:2-3a.4-5.6-7
Luk. 12:8-12

BACAAN OFISI (BCO)

Sir 24:1-22
Sumber Teks Bacaan:imankatolik.or.id
Santo Ignatius dari Antiokhia
Orang Kudus: Santo Ignatius dari Antiokhia

Santo Ignatius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

Santo Ignatius dari Antiokhia

Santo Ignatius dari Antiokhia

Ignatius adalah uskup Antiokhia di Siria pada akhir abad pertama, penerus Uskup Evodius. Menurut tradisi, ia dan Santo Polikarpus adalah murid Rasul Yohanes, dan ia dijuluki Theoforus, "pembawa Allah". Hanya sedikit yang diketahui tentang hidupnya selain dari surat-suratnya sendiri dan tradisi Gereja.

Pada masa penganiayaan di awal abad kedua, ia ditangkap dan dibawa ke Roma di bawah pengawalan sepuluh prajurit untuk dihukum mati. Dalam perjalanan itu ia menulis tujuh surat kepada jemaat-jemaat di Asia Kecil, kepada jemaat di Roma, dan kepada Polikarpus. Surat-suratnya berbicara tentang kesatuan Gereja di sekitar uskupnya, tentang Ekaristi, dan tentang kerinduannya untuk bersatu dengan Kristus; di dalamnya pula untuk pertama kalinya tercatat sebutan "Gereja Katolik".

Kepada umat di Roma ia memohon agar mereka tidak menghalangi kemartirannya, sebab ia ingin menjadi gandum Allah yang digiling oleh gigi binatang buas supaya menjadi roti yang murni bagi Kristus. Menurut tradisi, ia wafat diterkam binatang buas di Roma sekitar tahun 108. Ia dihormati sebagai salah satu Bapa Apostolik, dan pestanya dirayakan setiap 17 Oktober.

Sumber: Wikipedia — Ignatius of Antioch