Logo Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, TomohonParokiTrinitas Mahakudus Paslaten
Masuk
Warna Liturgi: Hijau

St. Hedwig, St. Margarita Maria Alacoque

Ukuran Teks Halaman:

BACAAN KITAB SUCI & LITURGI

Klik judul bacaan untuk membuka/menutup teks Kitab Suci

Ef. 1:11-14
Mzm. 33:1-2.4-5.12-13
Luk. 12:1-7

BACAAN OFISI (BCO)

Sir 17:15-32
Sumber Teks Bacaan:imankatolik.or.id
Santa Hedwig
Orang Kudus: Santa Hedwig

Santa Hedwig, Biarawati

Santa Hedwig

Santa Hedwig

Hedwig lahir pada 1174 di Kastel Andechs, Bavaria, sebagai putri Pangeran Berthold IV dari Andechs; ia adalah bibi Santa Elisabet dari Hungaria. Pada usia dua belas tahun ia dinikahkan dengan Henrikus I "si Janggut", yang kemudian menjadi Adipati Silesia dan Adipati Agung Polandia. Mereka dikaruniai tujuh anak.

Sebagai adipati putri, Hedwig memakai kedudukannya untuk melayani. Atas permintaannya, suaminya mendirikan biara suster Sistersian di Trzebnica pada 1202, dan ia sendiri merawat orang sakit dan menolong orang miskin; tak seorang pun yang datang kepadanya pulang tanpa dihibur. Hidupnya sederhana dan penuh tapa. Menurut kisah, ia berjalan tanpa alas kaki bahkan di musim dingin, dan ketika uskup memintanya memakai sepatu, sepatu itu ia jinjing saja.

Ia mengalami banyak duka: beberapa anaknya meninggal muda, suaminya wafat pada 1238, dan putranya Henrikus II gugur melawan bangsa Mongol dalam Pertempuran Legnica pada 1241. Hedwig menerima semuanya dengan iman. Setelah menjanda ia tinggal di biara Trzebnica sampai wafat pada 15 Oktober 1243. Paus Klemens IV menggelarinya santa pada 1267, dan ia diperingati setiap 16 Oktober sebagai pelindung Silesia.

Sumber: Wikipedia — Hedwig of Silesia