“Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.”
Lukas 7:45-46
St. Robertus Bellarminus, St. Hildegardis dr Bingen
Pilih kutipan, screenshot, lalu potong ke kotak di atas (4:5) untuk feed Instagram.
Caption Instagram
“Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.” (Lukas 7:45-46)
Bacaan Injil, Kamis, 17 September 2026 · Luk 7:36-50
St. Robertus Bellarminus, St. Hildegardis dr Bingen
Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
Baca selengkapnya: https://trinitaspaslaten.com/renungan/17-september-2026