Logo Paroki Trinitas Mahakudus PaslatenParokiTrinitas Mahakudus Paslaten
Masuk
Berita

Usai Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado, Pastor Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten: Menang Kalah Bukan Hal Utama, Kebersamaan dan Persatuan Yang Paling Berharga

2 menit bacaKomsos Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten
Sampul: Usai Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado, Pastor Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten: Menang Kalah Bukan Hal Utama, Kebersamaan dan Persatuan Yang Paling Berharga

Suksesnya gelaran Konferensi dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado meninggalkan kesan mendalam bagi umat Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten Tomohon. Atas dedikasi dan kerja keras semua pihak, Pastor Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, RD Hadi Ignatius Untu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya.

Dalam pernyataannya, Pastor Hadi Untu mengungkapkan rasa syukur yang luar biasa atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, konferensi, hingga berbagai perlombaan yang diikuti oleh para peserta.

"Terima kasih kepada pengurus KBK, baik tingkat paroki maupun unit-unit, serta kepada seluruh panitia—baik pimpinan inti hingga seksi-seksi yang telah bekerja luar biasa. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh KBK dan pasangan suami-istri (pasutri) yang telah antusias mengikuti pertemuan raya dan lomba-lomba," ujar RD Hadi Ignatius Untu.

Lebih lanjut, Pastor Hadi menekankan bahwa pencapaian atau hasil akhir dalam perlombaan bukanlah tujuan paling utama dari perhelatan akbar ini. Nilai tertinggi justru terletak pada proses, pengorbanan, dan rasa kekeluargaan yang terbangun erat selama kegiatan berlangsung.

"Kita bersyukur atas hasil baik yang telah diperoleh. Tentu bukan hasil yang paling utama, tetapi kebersamaan dan persatuan dalam mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik dalam mengikuti lomba sebagai peserta, serta memberikan yang terbaik sebagai panitia untuk mendukung para peserta kegiatan dan lomba," jelasnya.

Menjaga Api Semangat di Kehidupan Sehari-hari Ia juga tidak lupa mengapresiasi peran para donatur dan seluruh umat paroki yang telah memberikan dukungan materiil maupun spirituil demi suksesnya acara ini.

Pastor Hadi berharap agar atmosfer positif, semangat gotong royong, dan persatuan yang telah tercipta selama momen KBK ini tidak pudar begitu saja, melainkan terus dihidupi dalam pelayanan gereja sehari-hari.

"Semoga semangat pengorbanan dan persatuan yang telah tercipta boleh senantiasa hidup dalam rutinitas kehidupan semua organisasi dalam paroki. Sekali lagi terima kasih. Tuhan memberkati segala usaha keras kita sekalian," pungkas Pastor yang dikenal dekat dengan umatnya ini.

Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado tahun ini di Paroki St Fransiskus Xaverius Guaan, 1-4 Juli 2026 memang menjadi momentum penting bagi kaum bapak untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus meneguhkan peran mereka sebagai tiang doa dan pemimpin dalam keluarga maupun di tengah masyarakat. (Komsos)

Informasi Lainnya

Lihat semua →